Sejarah Gereja

Pada awalnya gereja kami meminjam tempat untuk beribadah! Atas ketekunan doa senior kami, pada tanggal 13 April 1958, di jl. Wastukencana 27 secara resmi berdirinya Gereja Ka Im Tong! Kemudian tahun 1959 atas berkat Tuhan dapat membeli tempat untuk beribadah di jl. Pasirkaliki 63 (yakni tempat kita sekarang ini) diadakan Kebaktian Umum, Komisi Pemuda & Komisi Anak. Tak lama kemudian dibentuk Komisi Remaja, Wanita, & Pria, kebaktian pun menjadi 3 kali, Kebaktian I & III dalam bahasa Indonesia, Kebaktian II dalam bahasa Tionghoa & diterjemahkan ke dialek Hokcia!

Demi menyelamatkan lebih banyak jiwa & mengingat supaya anak cucu dari jemaat kami dapat belajar, maka pada tahun 1973 mendirikan Sekolah Kristen Bina Bakti & berkat Tuhan SK. Bina Bakti selain berkembang menjadi sekolah favorit di Bandung demikian juga berdirinya Cabang Bina Bakti & sekarang adalah Gereja Hosanna di jl. Terusan Pasteur serta dari murid SK Bina Bakti Tuhan telah menyisihkan +10 Alumni menjadi hamba Tuhan yang melayani secara full time!

 

Pada tanggal 30 Juni 1979 dibentuk Komisi Misi mendirikan Cabang diantaranya:

  1. 17 Januari 1982, di rumah jemaat memulai Cabang Moh. Toha, sekarang adalah Jemaat Gloria jl. Moh. Toha 69A.
  2. 8 Agustus 1982, buka Cabang di Pagarsih, sekarang jadi Jemaat Mesias jl. Pagarsih 369.
  3. 17 Oktober 1982, berdirinya Jemaat Saron Cirebon di jl. Kalibaru 28.
  4. 7 Oktober 1979, Cabang Bina Bakti, sekarang Jemaat Hosanna jl. Terusan Pasteur 141.

 

Pada bulan April 1983 atas dorongan Pdt. Samuel Soewandi Cabang-cabang tersebut ditingkatkan menjadi jemaat yang otonom dan bulan Juninya membentuk Sinode GK. Immanuel.

 

Pada tanggal 9 September 1984, membuka Cabang di Komplek Perum SSI (Sumber Sari Indah) dan telah di dewasakan dengan nama Jemaat Sumber Sari Indah serta dapat izin untuk membangun gedung gereja yang indah di jl. Sumber Sugih 23.

–          Pada tahun 1991 memulai Cabang Taman Kopo Indah.

–          Pada tahun 1989 setelah Jemaat Hosanna memperoleh tempat di jl. Dr. Djunjunan kami tetap memulai pelayanan di SK. Bina Bakti di sebut Cabang Bina Bakti.

–          Pada tahun 1991 berdirinya Jemaat Anugerah di Solo.

–          Sejak tahun 1994 Kebaktian Umum di tambah satu kali lagi pada sore hari pk.17.00 di sebut Kebaktian IV mengingat ada jemaat di pagi hari tak sempat beribadah.

–          Atas berkat Tuhan gereja kami selama ini telah mengadakan pelayanan Misi ke Borneo, Papua, Palembang & sekitarnya dan RRC. Setiap tahun mengadakan Pekan Misi untuk mengingatkan jemaat agar tetap memiliki jiwa misi untuk melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus (Matius 28:19-20).

–          Selain itu kita pun harus berpegang pada hukum pertama dan kedua mengasihi Tuhan & sesama (Matius 22:37-40), maka dengan adanya bagian Diakonia dapat memperhatikan jemaat yang lemah ekonomi & memberikan beasiswa.

–          Puji syukur pada Tuhan, dari pemuda/i gereja kami Tuhan telah panggil 15 orang untuk menjadi hamba Tuhan & masing-masing melayani di Canada, Amerika, Australia, Singapore, Hongkong & Indonesia. Kami tetap mengharapkan Tuhan terus bekerja untuk panggil pemuda/i bangkit menjadi hamba Tuhan terjun ke ladangNya.

–          Akhir kata, Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang hidup dan bekerja kita pun menyerahkan diri bagaikan bejana untuk dibentuk olehNya agar dapat mencapai Visi Gereja: Menjadi Jemaat yang bersehati, bertumbuh yang menjalankan Amanat Agung Kristus dan Misi kita: Mengajak orang untuk percaya, menyembah dan bersekutu serta memperlengkapi mereka menjadi murid yang mampu melayani Kristus dan sesama.

 

Sejarah 50 Tahun GKIm Ka Im Tong Bandung

 

          Waktu berlalu ibarat kilat begitu cepat, gereja Ka Im Tong Bandung sudah berusia 50 tahun. Mengenangkan masa lalu, kita sekelompok anggota Hok Jia ingin mendirikan gereja yang swasembada, di bawah pimpinan Bapak/Ibu Tan Ke Im, Bapak Hie Ho Tjhong, Bapak Tan Tjok Kok, Bapak/Ibu Kwok Ke Fan, Bapak Lim Tun Lung, Bapak/Ibu Tan Tek Goan, Ibu Lim Mu Sung, Bapak Tan Kuang Kun, Ibu Ang Kuei Chen, telah membentuk gereja Ka Im Tong.

Pada permulaan, gereja tanpa alamat yang tetap, mengembara ke Timur dan ke Barat, meminjam gedung gereja tetangga untuk kebaktian. Hidup di bawah naungan orang, penuh dengan kesulitan. Puji Tuhan tidak meninggalkan kita sebagai anak yatim piatu. Akhirnya pada tanggal 13 April 1958 bertempat di jalan Wastukencana 27 mendirikan gereja Ka Im Tong. (alm.) Pdt. Tan Ho Siang sebagai penasihat, (alm.) Pdt. Ho Liang sangat membantu pelayanan firman di atas mimbar, (alm.) Bapak Tan Ping Huang juga membantu pelayanan kita, (alm.) Pdt. Stephen Knight pula banyak memberi petunjuk untuk kita, (alm.) Pdt. Tan Yin juga membantu banyak pelayanan.

Pada tahun 1959 telah pindah ke alamat yang sekarang, masih dalam keadaan bangunan yang kumuh. Pada tahun yang sama tanggal 13 April diadakan peletakan batu pertama dan pembangunan gedung gereja. Pada tahun 1960 diadakan penthabisan gedung menikmati anugerah Tuhan.

Pada permulaan didirikan gereja hanya ada sekolah minggu, komisi pemuda, kebaktian dewasa, kemudian baru berkembang menjadi komisi remaja sampai hari ini terdapat kebaktian I, II, III, IV, komisi wanita, komisi pria, pasutri, komisi lansia.

Pada tahun 1968, di bawah pimpinan (alm.) Hu Ho Tjung dan Ev. Paul Theophilus sebagai redaktur pernah menerbitkan buletin Ka Im Tong. Dalam bidang musik terdapat buku nyanyian gema hati yang diterbitkan oleh Bapak Ang Sek Hian untuk menyalurkan ke gereja-gereja di pelbagai tempat di Indonesia yang memakai buku nyanyian tersebut.

Pada tahun 1973 di bawah pimpinan (alm.) Bapak Guei Rui Kuang, (alm.) Hu Ho Tjhong, (alm.) Bapak Lim Tun Lung, Bapak Philemon Theophilus, telah mendirikan Sekolah Kristen Bina Bakti yang dimiliki Ka Im Tong Bandung dengan tujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia. Pada masa kini boleh dikatakan sekolah ini berupa Sekolah Kristen yang lengkap dan sempurna. Pada tahun 1993 telah berkembang mendirikan cabangnya di Taman Kopo Indah. Pada tahun 1995 telah mendirikan cabang juga di Tasikmalaya.

Pada tanggal 20 Juni 1979 komisi misi penginjilan gereja kita telah membentuk tim penginjilan ke pelbagai tempat untuk memberitakan Injil, membantu mahasiswa-mahasiswa yang di didik di Pos PI maupun sekolah.

Pada tanggal 17 Januari 1980 telah meminjam tempat di rumah Bapak/Ibu Tjoa Pung Kie dan anaknya Sdr. Tjie Swie membuka cabang Toha yang sekarang menjadi GKIm Gloria Bandung.

Pada tanggal 8 Agustus 1982 bertempat di rumah Sdr. Ang Kuang Sie, Jl. Pagarsih  membuka cabang yang sekarang adalah GKIm Mesias Bandung.

Pada tanggal 17 Oktober 1982 telah membuka cabang yang sekarang adalah GKIm Saron Cirebon.

Pada tanggal 7 Oktober 1979 telah membuka cabang Bina Bakti yang sekarang sudah menjadi GKIm Hosanna Bandung.

Sebenarnya pada tahun 1959 kita sudah awal membuka cabang di Tasikmalaya yang sekarang menjadi GKIm Ka Im Tong Tasikmalaya. Ahirnya pada bulan April 1983, lima jemaat disebut di atas di bawah pimpinan Pdt. Samuel Soewandi di dewasakan menjadi jemaat yang otonomi. Pada bulan Juni 1983 telah membentuk Sinode Gereja Kristen Immanuel.

Pada tanggal 9 September 1984 bertempat di rumah putra Bapak/Ibu Liang Hoa Lien yaitu Sdr. Charlie membuka cabang yang sekarang adalah GKIm Sumber Sari Indah.

Pada bulan Maret 1988 pernah bertempat di ruko anak Bapak/Ibu Chuang Kwo Hoa yaitu Sdr. Wirawan Chondro mengadakan persekutuan Immanuel berhubung karena kekurangan SDM, maka persekutuan dibubarkan.

Pada tahun 1989 membuka cabang di Sekolah Kristen Bina Bakti yang sekarang menjadi Bajem Bina Bakti.

Pada tahun 1990 membuka cabang Taman Kopo Indah yang sekarang menjadi Bajem TKI.

Pada tahun 1991 membuka jemaat GKIm Anugerah Solo.

Pada tanggal 19 Agustus 1980 telah membuka Pendidikan Kristen Agama di samping mengajar Alkitab juga memimpin mereka yang belum percaya dapat mengenal Kristus. Demikian pula kita telah mengadakan aksi sosial untuk anggota yang miskin melalui komisi diakonia.

Selama 50 tahun bersyukur kepada Tuhan telah menggerakkan banyak muda-mudi rela mempersembahankan diri sebagai hamba Tuhan, misalnya seperti:

  1. Dr. Paul Theophlilus di Allieance  Center Canada
  2. Dr. Pdt. John Elnatan di Presbyterian Church Australia
  3. Pdt. Kwok Sing Liang di Life Church of Singapore
  4. Pdt. Andrew Thea GKIm Ka Im Tong Bandung
  5. Ev. Eunice Ho di Australia
  6. (Alm.) Pdt. Yahya Gunadisastra di Gereja Keluarga Kristen Bandung
  7. Ev. Dorothy Tong di GII Hok Im Tong Bandung
  8. Ev. Lifia Jahja Saputra di GII Hok Im Tong Bandung
  9. Ev. Lucy Senjaya di Macau
  10. Ev. Martha Santa Wiguna di GKKK Bandung

Selama 50 tahun Tuhan telah menyediakan gembala sidang dan hamba Tuhan  yang pernah melayani di gereja kita sebagai berikut:

Th.1959 Pdt. Lie Ten Phan

Th.1963 Ev. Paulus Wang / Istri Ev. Ester Chen

Th. 1965 Ev. John Elnatan

Th. 1967 Ev. Paul Theophilus

Dalam Bidang Misi Penginjilan:

Allah telah menggerakkan Saudara-Saudari kita seperti: Ibu Lim Mu Sung, Pnt. The Tjin Liang, Ibu Lim Ie Ing, Ibu Tjoa Pung Kie, berturut-turut membuka kebaktian keluarga, ada yang membantu generasi pemuda di sana. Tuhan juga menggerakkan Pnt. K. Rachmat T.P. dan Sdr. Peter Hidayat membuka wawasan misi penginjilan ke Barat Daya Tiongkok, juga telah mengutus 2 orang missionaris yaitu Ev. Peter Wang dan Ev. Natalie melayani tugas misi, ditambah Ev. Nita yang melayani di Papua-Irian Jaya.

Th. 1971 – 1997 silih berganti hamba Tuhan yang melayani sbb:

Ev. Grace Liem, (alm.) Pdt. Yahya Gunadisastra, Pdt. Samuel Soewandi, Ev. Lily Soewandi, Pdt. John Prayuda, Ev. Tjia Seng Hoa, Ev. Daisy Lukman, Ev. Magdalena W., Pdt. Eddy Paulus, Ev. Stephani Lina, Ev. Jiafei Lee, Pdt. Thomas Kodrat/Istri, Ev. Lydia Chen, Ev. Yosua Lie, Ev. Hendra G.M., Ev. Yohan Candawasa, Ev. Andrew Thea, Ev. Getruida Wongso, Ev. Asiu Theresia, Ev. Albert R., Ev. Ani Rumbo, Ev. Daud Tjung, Ev. Priscilla, Ev. Jo Lukas, Ev. Tonny Arnan Prasetya, Ev. Yohannis Trisfant, Ev. Lim Lie Fang, Ev. Iwan Tanusaputra, Ev. Mikha Halim.

Selama 50 tahun secara materi mula-mula tidak memiliki apa-apa, tidak ada tempat kebaktian yang permanen, namun kini sudah membangun gedung bertingkat tiga juga telah mendirikan sebuah pastori di depan jalan gereja kita serta telah membeli sebuah pastori putri di jalan Purwawijaya.

Ka Im Tong sebenarnya tidak memiliki apa-apa, namun sekarang semuanya ada. Dulu adalah anak yatim piatu, mengembara tidak ada tempat tinggal kini sudah berkembang biak. Dulu menabur dengan air mata kini menuai dengan gembira. Anugerah Tuhan dinyatakan di gereja kita yang lemah ini lebih sempurna.

Semoga pada 50 tahun kemudian gereja Ka Im Tong tidak menjadi sombong, melainkan tetap saling mengasihi, tidak usah takut lebih jauh memberitakan “kabar baik – Ka Im Tong” ini ke mana-mana, dengan giat menyelamatkan jiwa, memperluas Kerajaan Allah untuk memuaskan hati Tuhan.